50 Shades of Grey Meaning

By | May 22, 2022
Fifty Shades of Grey

Sampul buku cetakan 2012

Pengarang E. L. James
Negara Britania Raya
Bahasa Inggris
Seri Trilogi Fifty Shades
Genre Fiksi erotis
Penerbit Vintage Books

Tanggal terbit

20 Juni 2011
Jenis media Cetak (Hardcover, Paperback)
Halaman 514
ISBN ISBN ISBN 978-1-61213-028-6Invalid ISBN
OCLC 780307033
Diikuti oleh Fifty Shades Darker


Fifty Shades of Grey

adalah sebuah novel erotis tahun 2011 karangan penulis Inggris, E. L. James. Novel ini sebagian besar berlatar tempat di Seattle dan merupakan seri pertama dari trilogi
Fifty Shades
yang mengisahkan tentang hubungan percintaan antara seorang mahasiswi sekaligus pekerja paruh-waktu bernama Anastasia Steele dengan seorang pebisnis muda bernama Christian Grey.

Seri kedua dan ketiga dari trilogi ini berjudul
Fifty Shades Darker
dan
Fifty Shades Freed. Sejak awal perilisannya,
Fifty Shades of Grey
telah menduduki puncak teratas penjualan buku fiksi terlaris di seluruh dunia, termasuk di Inggris dan Amerika Serikat.[1]
[2]
Novel ini tercatat telah terjual lebih dari 40 juta kopi di seluruh dunia,[3]
dan hak penerbitannya juga telah terjual di 37 negara.[4]
Penjualan
Fifty Shades of Grey
berhasil memecahkan rekor sebagai novel yang paling cepat terjual sepanjang masa, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh seri-seri
Harry Potter.[5]

Sinopsis

[sunting
|
sunting sumber]

Fifty Shades of Grey
bercerita tentang Anastasia “Ana” Steele, seorang mahasiswi sastra berusia 22 tahun yang tinggal bersama sahabatnya, Katherine Kavanagh. Katherine bekerja sebagai penulis untuk jurnal kampus mereka. Karena sakit, Katherine membujuk Ana untuk menggantikannya mewawancarai seorang pengusaha muda sukses dan kaya berusia 27 tahun bernama Christian Grey. Ana langsung tertarik pada Grey dan terobsesi oleh kharisma sensual yang dimilikinya. Namun sifat Grey yang mengintimidasi membuat Ana melupakan semuanya dan mencoba menghibur diri dengan pikiran bahwa mereka berdua mungkin tidak akan pernah bertemu satu sama lain lagi. Di luar dugaan, suatu hari Grey muncul dan menemui Ana di toko tempatnya bekerja. Hasrat Ana kembali meledak, terlebih tanpa diduga Grey memberikan nomor ponsel dan mengajaknya untuk minum kopi bersama.

Hubungan mereka berdua pun berlanjut, dari mulai ciuman di lift hingga Ana perlahan menyadari dirinya telah terperangkap pada kuatnya daya pikat Christian Grey yang erotis, sensual, lembut, perhatian, super dominan, sekaligus menyakitkan. Selama tiga minggu Ana membiarkan nafsu, libido, gairah, dan pengalaman seksualnya berjibaku bersama Christian, sekaligus menjadi pria pertama yang dipercaya Ana untuk merenggut keperawanannya. Ana menyadari, menyetujui, dan menikmati semua permainan seksual penuh gairah dan menyimpang, yang secara perlahan dan sensasional diperkenalkan Christian. Terbius oleh ketampanan, kelembutan, dan perhatiannya, perlahan Ana menemukan sisi erotis dalam dirinya, yang bisa mengimbangi seaneh apapun Christian memperlakukannya. Ana bahkan berani melihat beberapa “sex stuff” di kamar pribadi Christian yang disebutnya “Red Room”. Flogger, cambuk, rantai, dan banyak permainan seks lainnya diperlihatkan Christian pada Ana, tanpa ada rasa takut sedikit pun di benaknya. Meski Christian selalu mengingatkan Ana untuk pergi atau bahkan lari jika ia merasa tak nyaman atau takut. Tapi Ana menikmatinya, bahkan menantang Christian untuk mencoba dirinya. “There’s no line between love and lust” – Ana bahkan tak lagi mengenali apa yang ia rasakan. Akankah ada cinta bersama Christian – ”A man with fifty shades, the only man I love and slept with, but full of pain, pleasure, reward and punishment?” Ana bahkan bisa menerima hukuman seperti dipukul atau dicambuk jika ia melakukan hal-hal kecil yang tak disetujui Christian. Bahkan pria itu masih menyimpan hukuman terberat yang belum pernah dicobanya pada Ana.

Popular:   Hawaiian to English Translation Audio

Dalam kelimbungannya, ia mengunjungi Ibunya yang tinggal di Georgia. Ibu Ana melihat perubahan psikis begitu besar pada putri semata wayangnya. Sebagai Ibu kandung Ana yang telah memberinya 2 ayah tiri. Carla menasehati Ana bahwa ia masih sangat muda, berbakat, cantik, dan berhak untuk mendapatkan yang terbaik. Sekembalinya dari Georgia, Ana bertekad untuk membuktikan seberat apa hukuman yang sering dilontarkan Christian jika ia melakukan hal-hal kecil, seperti menggigit bibir, mengerlingkan mata, sekadar pergi bersama Jose – teman kuliah yang sudah dianggap saudaranya sendiri, tetapi sangat membuat Christian cemburu. Ana menantang Christian, jika ia sanggup menerima sakitnya hukuman terberat tersebut, maka Ia diperbolehkan ‘menyentuh’ Christian dalam segala bentuk hubungan seksual yang begitu dominan, satu arah di mana kendali sepenuhnya ada di tangan Christian. Meski Christian tak menyetujuinya, karena ia sendiri sangat takut kehilangan Ana. Kehadiran gadis itu, telah membuka tirai di kehidupannya yang gelap – “I’ve come alive, since I met you….You are everything I want you to be…” – Kalimat itu tak pernah disebutkan Christian sepanjang perjalanan kehidupan seksnya dengan lima belas wanita di “Red Room”. Tapi dengan Ana, ia menemukan setitik kenormalan yang kerap tenggelam oleh gelap dan buruknya kehidupan masa kecil dan remajanya. Tapi Ana mencintai Christian, ia ingin memiliki kehidupan normal bersama pria yang dicintainya. Jika tubuh dan jiwanya tak bisa sepenuhnya berselaras dengan ketidaknormalan Christian. Ana tak melihat masa depan apapun di hubungan meraka. Maka, hukuman paling berat yang sekiranya akan Christian lakukan padanya, ditantang Ana untuk dicoba….

Meski Christian tak ingin melakukannya, tetapi kekuatan gelap dalam dirinya begitu besar mendorong sensasi dan erotika yang kerap mengalahkan sisi emosional manusianya. Ia ingin Ana lari darinya, tetapi di sisi lain Ia juga ingin menikmati kenikmatan menyimpang bersama gadis yang hampir melumpuhkan emosinya. Ana pun terjerembab tak berdaya dalam 6 pukulan cemeti dari tangan Christian, seketika meluluhlantakkan tubuh dan emosinya. Ternyata sisi gelap Christian Grey terlalu pekat untuk kehidupan Ana sebagai gadis dengan perjalanan hidup yang selalu berada pada garis normal.

Popular:   Real Estate in Spanish Mexico

Latar belakang

[sunting
|
sunting sumber]

Fifty Shades of Grey
dikembangkan dari
fan fiction
(fiksi penggemar)
Twilight, awalnya berjudul
Master of Universe
dan diterbitkan secara episodik di situs web
fan fiction
oleh James dengan nama pena “Snowqueen’s Icedragon”. Kisahnya menampilkan karakter yang bernama sama dengan karakter yang diciptakan oleh Stephenie Meyer di
Twilight, yaitu Edward Cullen dan Bella Swan. Setelah adanya komentar-komentar mengenai materi seksual dalam cerita, James kemudian menghapus ceritanya dari situs web
fan fiction
dan mempublikasikannya di situs web miliknya, FiftyShades.com. Selanjutnya, James menulis ulang kisah
Master of Universe
sebagai karya asli, dan nama karakter utamanya diganti menjadi Christian Grey dan Anastasia Steele. Ia juga menghapus kisah tersebut dari situs pribadinya dengan alasan akan diterbitkan.[6]
Dalam salah satu wawancara, Stephenie Meyer sempat mengomentari novel James dengan mengatakan bahwa “itu benar-benar bukan genre saya, bukan ketertarikan saya.. Dia melakukannya dengan baik. Itu hebat!”.[7]

Kontroversi

[sunting
|
sunting sumber]

Fifty Shades of Grey
banyak dikritik karena asalnya yang berdasarkan dari
fan fiction
novel
Twilight. Beberapa pembaca mempermasalahkan perihal hak cipta mengenai kemiripan tersebut.[8]
Amanda Hayward dari
The Writer’s Coffee Shop
menyatakan bahwa
Fifty Shades of Grey
“memiliki kemiripan yang sangat sedikit dengan
Twilight”
dan bahwa “Twilight
dan trilogi
Fifty Shades
adalah dunia yang terpisah”.[8]
Pada bulan April 2012, E. L. James dinobatkan oleh majalah
Time
sebagai “100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia”,[9]
dan Richard Lawson dari
The Atlantic Wire
mengkritik inklusinya karena mengawali trilogi ini dari
fan fiction
karya orang lain.[10]

Selain itu, novel ini juga dikritik karena penggambarannya yang terlalu “nyata” untuk seksualitas dan BDSM.[11]
Di negeri asal pengarang. Sebuah kelompok yang berfokus pada masalah kekerasan dalam rumah tangga di Inggris, Wearside Women in Need, merencanakan pembakaran massal atas trilogi ‘Fifty Shades’. Direktur lembaga, Clare Phillipson, menyebut buku itu berbahaya. “Buku itu berbahaya karena mengisahkan seorang gadis naif serta pria kaya penganiaya yang gemar memukulinya. Ditambah lagi, gadis itu banyak menerima perlakuan buruk secara seksual dari sang pria,” ujarnya seperti dinukil dari laman Entertainment Weekly.[12]

Popular:   My Name Is in Mandarin

Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasti apakah kelompok itu akan menjalankan rencananya. Namun, pastinya, karya erotis James, yang akan diadaptasi menjadi film, memancarkan efek ‘panas’ yang sama hebatnya di Inggris maupun Amerika Serikat.

Adaptasi film

[sunting
|
sunting sumber]

Pada awal tahun 2012, diumumkan bahwa kisah trilogi ini akan diangkat ke layar lebar.[13]
Warner Bros., Sony Pictures, Paramount, Universal Pictures, dan perusahaan produksi milik Mark Wahlberg memperebutkan hak untuk memproduksi Fifty Shades of Grey.[14]
[15]
Pada bulan maret 2012, diumumkan bahwa Universal Pictures dan Focus Features-lah yang sukses memperoleh hak tersebut.[16]

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “EL James’
    Fifty Shades of Grey
    tops
    New York Times
    list”.
    bbc.co.uk. BBC. Diakses tanggal
    31 May
    2012
    .





  2. ^


    “Erotic book
    Fifty Shades of Grey
    becomes UK bestseller”.
    bbc.co.uk. BBC. Diakses tanggal
    31 May
    2012
    .





  3. ^


    Siegel, Tatiana. “Fifty Shades of Grey’ Movie Producers Considering Surprising Screenwriters (Exclusive)”. The Hollywood Reporter. Diakses tanggal
    7 August
    2012
    .





  4. ^


    “10 Million Shades of Green: Erotic Trilogy Dominates Book Sales”.
    The New York Times. 22 May 2012. Diakses tanggal
    31 May
    2012
    .





  5. ^


    Fifty Shades of Grey
    outstrips
    Harry Potter
    to become fastest selling paperback of all time”.
    Daily Mail
    . Diakses tanggal
    18 June
    2012
    .





  6. ^


    GalleyCat. “The Lost History of
    Fifty Shades of Grey“.
    mediabistro.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-07-27. Diakses tanggal
    2012-08-29
    .





  7. ^


    Fifty Shades of Grey: Stephenie Meyer Speaks Out”.
    mtv.com. MTV.




  8. ^


    a




    b




    Deahl, Rachel (Jan 13, 2012). “E.L. James and the Case of Fan Fiction”. Publishers Weekly. Diakses tanggal
    August 19,
    2012
    .





  9. ^

    The 100 Most Influential People in the World Diarsipkan 2013-08-25 di Wayback Machine.,
    Time Magazine

  10. ^


    “Five Things Wrong with This Year’s ‘Time 100“.
    Atlantic Wire. theatlanticwire.com. April 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-10-01. Diakses tanggal
    2012-08-29
    .





  11. ^


    “Spanking Goes Mainstream”.
    Daily Beast/Newsweek. thedailybeast.com. 4/15/2012.





  12. ^

    http://life.viva.co.id/news/read/347462-fifty-shades-of-grey-kisah-laris-novel-erotis

  13. ^


    Nicole Sperling and Steven Zeitchik (2012-03-20). “50 Shades of Grey
    has studios hot and bothered”. Latimesblogs.latimes.com. Diakses tanggal
    2012-05-07
    .





  14. ^


    “Mark Wahlberg Talks Fifty Shades of Grey”. Yahoo. Diakses tanggal
    5 July
    2012
    .





  15. ^


    Publishers Weekly: British Erotica Series Catches Hollywood’s Eye”. Publishersweekly.com. 2012-01-09. Diakses tanggal
    2012-05-07
    .





  16. ^


    Fleming, Mike. “Universal Pictures and Focus Features win
    Fifty Shades of Grey“. Deadline.com. Diakses tanggal
    2012-05-07
    .




Lihat juga

[sunting
|
sunting sumber]

  • BDSM dalam budaya dan media
  • Maestra
  • Nine and a Half Weeks
  • Secretary
    (film 2002)
  • 365 Dni

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • Situs resmi



50 Shades of Grey Meaning

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Fifty_Shades_of_Grey